22 June 2013

What is UNIX ??

 

Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server atau workstation. Arsitektur Unix dan model client-server merupakan element yang paling penting dalam perkembangan internet dan mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan daripada proses tunggal di komputer. Linux, merupakan sistem operasi yang diadopsi dari Unix dan tersedia secara bebas mendapat popularitas sebagai alternatif dari sistem operasi proprietary seperti Microsoft Windows. 

Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi pada komputer yang pada awalnya dimulai dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph atau AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), yang dibiayai Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.

Unix berkembang dari MULTICS, sebuah proyek sistem operasi yang multiuser. Pada tahun 1969, proyek MULTICS dihentikan oleh AT&T karena terlambat, tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, juga karena jauhnya jarak antara periset yang mengembangkannya, antara laboratorium New Jersey dan MIT. Pada tahun 1969, Ken Thompson berkerja sama dengan Dennis Ritchie, dua peneliti yang sebelumnya bekerja pada proyek MULTICS, mencoba merealisasikan ide MULTICS menggunakan komputer PDP-7. Peter Neuman menyarankan menggunakan nama Unix untuk sistem yang baru ini. Pada tahun 1971, Unix di-port-kan untuk PDP-11 dari Digital. Kemudian pada tahun 1970, ilmuwan AT&T banyak menambahkan kemampuan UNIX sehingga banyak program-program kecil, yang disebut tools di UNIX, yang mana masing-masing tool digunakan untuk melakukan suatu fungsi.

Ada banyak nama varian Unix. berikut ini nama-nama varian unix :
  1. Yang dikembangkan oleh Apple : A/UX, Domain/X, Darwin.
  2. Yang dikembangkan oleh Hewlett-Packard dan Compaq : Digital UNIX dan Ultrix (awalnya dikembangkan oleh DEC sebelum dibeli HP), HP/UX, Tru64.
  3. Yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Incorporated :  Solaris dan OpenSolaris.
  4. Yang dikembangkan Oleh Microsoft : XENIX (dijual ke Santa Cruz Operation / SCO Coprporation).
Masih banyak juga yang lainnya segitu juga sudah cukup mungkin :))


Sumber :Wikipedia.













Arti Lambang Sistem Operasi



Sekarang saya akan coba membahas sedikit mengenai arti dari logo Sistem Operasi yang sering kita gunakan. Teman teman yang mempunyai perangkat komputer, laptop, notebook dan sejenisnya pasti didalamnya menggunakan sistem operasi entah itu Windows yang paling banyak digunakan oleh umat manusia atau Linux (ubuntu dan distro laiinya), MacOs atau bahkan ini ni Google Chrome OS (saya juga belum nyoba, ga tau dimana dapetinya) :D.
Oke langsung saja kita bahas ...... cekibrot !!!

  • Microsoft Windows

Logo Windows itu merupakan lambang dari jendela persis seperti nama "WINDOWS" yang berarti jendela. Logo ini  mulai diperkenalkan sejak Windows 3.1 rilis yaitu diawal tahun 90-an. Mengusung tampilan berbentuk Jendela kotak yang memiliki batas hitam ini bertahan sampai tahun 2001. Setelah itu perubahan  terjadi pada saat XP dirilis oleh microsoft, disini desain jendela mulai dibuat melambai layaknya bendera yang sedang berkibar. Kemudian untuk Windows Vista dan Windows 7 dibuat lebih elegan dengan logo jendela yang shiny. Jendela sebagai logo digambarkan sebagai kumpulan aplikasi yang disusun dalam tiap jendela. Hal ini untuk memudahkan menjalankan aplikasi yang dipisahkan berdasarkan function dan kegunaannya. Sedangkan desain warna dasarnya ada 4 yaitu merah, hijau, biru dan kuning merupakan warna dasar yang dipilih karena dianggap sebagai warna yang memiliki kontras yang baik bagi mata sehingga menarik.
  • Linux

Linux yang digambarkan dengan binatang yaitu pinguin ini ternyata menjadi pilihan sang penemu yang bernama  Linus Torvalds. Ini dikarenakan Linus Torvalds sang pencipta Linux pernah digigit snag pinguin ini saat berada di kebun binatang. Entah mengapa hal itu malah membuatnya makin terobsesi pada binatang ini. Pada awalnya, diadakanlah kontes untuk membuat logo Linux dan meski tidak menang kontes tersebut, Linus malah tertarik dengan maskot bikinan salah seorang peserta yang bergambar pinguin dan menyuruh para desainer untuk merancang ulang dan membuatnya sebagai logo resmi Linux di tahun 1996. Sejak itu sang pinguin diberi nama Tux oleh om Linus. Banyak yang mengira bahwa Tux merupakan singkatan dari Tuxedo, namun beberapa orang menyebutkan bahwa Tux kependekan dari (T)orvalds (U)ni(X). Trovalds merupakan kepanjangan dari sang penemu dan unix adalah semacam OS nya. kita akan bahas ini di next post.
  • MacOS X

Sistem operasi buatan Apple ini menggunakan logo X yang diambil dari angka Romawi yang artinya menunjukkan angka 10, sesuai dengan versi 10 yang dirilis sejak tahun 2001. Tampilan logo X yang seperti menggunakan bahan baja menggambarkan ketangguhan dan dominasi namun minimalis. Paket OS yang barunya yaitu Leopard versi 10.5 mengambil latar belakang bernuansa luar angka yang diambil dari sebuah film Holywood karya Stanley Kubrick, 2001: A Sapce Odyssey. Pengambilan latar tersebut berdasarkan film yang bertemakan tentang evolusi manusia, teknologi, kecerdasan buatan dan kehidupan luar angkasa. hmmm........
  • Ubuntu

Warna merah, jingga dan kuning yang membentuk lingkaran pada logo Ubuntu memang terlihat cukup sederhana tapi unik. Padahal logo tersebut mengindikasikan persatuan/ unite yang dilambangkan dengan tiga orang yang sedang berpegangan tangan. Hal ini dimaksudkan bahwa Ubuntu menegaskan kebersamaan, solidaritas dan kebersamaan antar umat manusia. Sedangkan tiga warna tersebut mewakili lambang dari berbagai ras yang ada. Hal ini sesuai dengan arti dari Ubuntu yaitu kebersamaan. Kata ubuntu itu diambil dari bahasa afrika. . . .
  • Google Chrome OS 

Logo dengan nama Chrome Ball ini memiliki makna seperti sebuah bola mata yang melambangkan pandangan mengenai wawasan dan pengetahuan. Tidak bisa disangkal lagi logo tersebut mirip dengan logo Windows yang memiliki 4 pilihan warna dasar. Selain itu juga logo tersebut diilhami dari beberapa hal yang akhirnya dipadukan menjadi sebuah maskot. Logo tersebut berbentuk bulat yang diilhami dari pokeball dari film Pokemon (kalian tau kan pokemon?? pikachu....) dan juga berbentuk mirip sebuah webcam, serta dari sebuah game pada tahun 80-an. Entah mengapa beberapa ilham tersebut dituangkan ke dalam disain logo Google Chrome OS.

Nah sekarang sudah tau kan teman-teman arti lambang masing-masing. jangan cuma tau lambangnya aja tapi juga arti dan maksud lambang itu sendiri .... :))
         

20 June 2013

Ulasan 64-bit dan 32-bit pada OS Windows


Kita tentunya sudah mengenal Operating System pada Windows, disana terdapat dua type. Yaitu dengan bundle 32-bit yang banyak digunakan oleh user dan ada juga yang bundle 64-bit. Kebanyakan sekarang di kita laptop, notebook sejak Microsoft meluncurkan Windows 7 dan Windows 8 dibundle dengan menggunakan Windows 64-bit. Kelebihan Windows versi 64-bit tidak hanya bisa membaca memory RAM lebih banyak ketimbang Windows versi 32-bit, (biasanya ini yang jadi perbandingan kebanyakan user) padahal selain itu juga versi 64-bit memiliki fitur keamanan yang lebih unggul dibandingkan dengan versi 32-bit. Meskipun Windows versi 64-bit tidak kebal terhadap serangan malware, namun ia lmemiliki banyak fitur keamanan. Beberapa OS lain juga memiliki kemampuan yang sama, contohnya saja Linux. Pengguna Linux akan mendapatkan fitur keamanan yang lebih jika menggunakan Linux 64-bit dari masing-masing distro yang ia gunakan. Dibawah ini akan disampaikan fitur-fitur keamanan apa saja yang dimiliki Windows 64-bit.

Mandatory Driver Signing

Versi Windows 64-bit mengharuskan semua driver untuk memiliki signature (Mandatory Driver Signing). Semua code driver di sistem harus mempunyai digital signature. Termasuk mode kernel device driver dan user mode driver, seperti driver printer. Mandatory Driver Signing akan mencegah driver unsign yang disediakan oleh malware yang berjalan di system. Pembuat malware harus melewati proses sign ke boot time rootkit atau mengatur berhasil sign untuk dapat menginfeksi driver. Hal ini akan membuat lebih sulit driver yang terinfeksi untuk berjalan di sistem.

Address Space Layout Randomization (ASLR)

Address Space Layout Randomization (ASLR) adalah fitur keamanan yang berfungsi untuk me-random lokasi data program yang diatur dalam memory. Sebelum ASLR, lokasi data program dalam memory bisa ditebak, sehingga serangan pada program jauh lebih mudah. Namun dengan adanya ASLR, penyerang hars menebak lokasi yang benar dalam memory ketika mencoba untuk membobol program. Tebakan yang salah dapat menyebabkan si penyerang di block oleh program tersebut, sehingga si penyerang tidak akan bisa mencoba lagi. Fitur keamanan ini juga ada di Windows versi 32-bit dan sistem operasi lain, tetapi tidak jauh lebih kuat dibandingkan dengan Windows versi 64-bit.WooooooOOoW....

Kernel Patch Protection

Kernel Patch Protection (KPP) atau yang juga dikenal dengan PatchGuard adalah fitur keamanan yang hanya ditemukan di Windows versi 64-bit. PatchGuard mencegah software bahkan driver berjalan dalam mode kernel dari patch kernel Windows. Mungkin tekhnik ini tidak ada di Windows 32-bit, tetapi beberapa program antivirus di Windows 32-bit menggunakan tekhnik ini untuk melindungi antivirus mereka menggunakan kernel patch. PatchGuard mencegah device driver dari patch kernel. Misalnya, PatchGuard akan mencegah rootkit dari memodifikasi kernel Windows untuk menanamkan diri di dalam sistem operasi. Jika kernel patch sudah terinfeksi, maka Windows akan segera mati dengan mengeluarkan BSOD atau reboot.

WOW64

Windows 64-bit bisa menjalankan software Windows versi 32-bit, tetapi ia melakukan itu dengan menggunakan lapisan kompatibilitas yang dikenal sebagai WOW64 (Windows 32-bit pada Windows 64-bit). Lapisan kompabitilitas ini melakukan beberapa pembatasan terhadap software Windows 32-bit yang dapat mencegah malware 32-bit. Malware 32-bit juga tidak dapat berjalan dalam mode kernel. Hanya software Windows 64-bit yang dapat melakukannya pada Windows versi 64-bit. WOW64 juga mendukung untuk software Windows 16-bit. Selain mencegah virus 16-bit, hal ini akan memaksa pembuat software tersebut untuk melakukan update yang rentan dan unpatched. Mengingat pengguna Windows versi 64-bit semakin banyak, malware baru kemungkinkan dapat berjalan dalam Windows versi 64-bit. Namun kurangnya kompatibilitas dapat membantu melindungi terhadap malware lama.

Data Execution Protection

DEP memungkin sistem operasi untuk menandai daerah-daerah tertentu memori sebagai “non-executable” dengan menetapkan sebuah “NX bit.” Area memori yang seharusnya untuk menyimpan data hanya tidak akan dieksekusi. Sebagai contoh, pada sistem operasi tanpa DEP, penyerang bisa menggunakan semacam buffer overflow untuk menulis kode ke dalam memori di sebuah aplikasi. Kemudian kode ini bisa dieksekusi. Dengan DEP, penyerang bisa menulis kode ke dalam memori di sebuah aplikasi, tetapi aera ini akan ditandai sebagai “non-executable” dan tidak bisa dijalankan, sehingga akan menghentikan serangan.
Sementara ini Windows 32-bit juga mendukung DEP jika kamu menggunakan CPU modern, setting default lebih ketat dan DEP akan selalu diaktifkan untuk Windows versi 64-bit, sementara di Windows versi 32-bit dimatikan karena alasan compatibility.

Jadi hasil dari ulasan ini adalah Windows 64-bit lebih aman dibandingkan dengan Windows 32-bit walaupun sbenarnya Windows tidak mempunyai fitur keamanan yang sangat kuat. Semua tergantung selera pengguna dan dukungan device apakah itu 32-bit atau 64-bit asalkan kita care sama device kita pasti aman dari malware =)).